Apa itu klitih jogja? Ini dia Penjelasannya

Apa itu klitih jogja? Ini dia Penjelasannya

Diposting pada

Caracek.net – Pada belakangan ini, aksi kriminalitas klitih jogja kembali terjadi, dan lagi lagi memakan korban.

Meskipun kata klitih ini di identik dengan sebutan kriminal, makan klitih juga berbanding terbalik dari penafsiran saat ini.

Penasaran dengan makna klitih? Maka simak ulasan artikel ini sampai dengan selesai untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang klitih jogja.

Klitih Jogja

Seperti yang kamu tahu, bahwa saat ini tidak sedikit orang yang membicarakan tentang Klitih Jogja.

Ada beberapa pendapat tentang makna klitih yang harus kamu tahu, yaitu sebagai berikut.

Apa itu Klitih?

Perlu kamu ketahui, Sosiolog Universitas Gadjah Masa (UGM) yaitu Arie Sujito menyatakan bahwasannya makna klitih adalah salah satu kegiatan keluar rumah pada malam hari untung menghilangkan kepenatan.

Sama halnya seperti Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) yaitu sunyoto Usman menyatakan bahwa makna dari klitih ialah mengisi waktu luang. Dan tidak ada konotasi negatif pada makna klitih tersebut.

Nah, menurut sebagaian orang, dulu makna klitih tidak ada unsur negatif, namun sekarang ada yang mengartikan bahwa klitih yaitu keluyuran atau keluar malam tanpa arah.

Baca Juga >  Arti YGY yang Viral di Tiktok dan Twitter

Pergeseran makna klitih

Sekarang ini, makna klitih terjadi pergeseran makna, yakni tindakan kriminalitas dan anarkistis.

Hal tersebut sering terjadi banyak kasus di Yogjakarta dan banyak dilakukan oleh remaja.

Kata Arie Sujito, “Klitih perlahan mengalami pemburukan makna ketika di identik dengan tindakan kriminal dan kejahatan entah itu dengan berbagai macam alasan yang tidak jelas”.

Ia juga menyatakan bahwa aksi klitih ini juga merupakan sebuah aksi yang banyak dilakukan oleh remaja.

Misalnya, Remaja yang memiliki permasalahan di keluarga seperti Ibu dan Bapanya cerai atau lain sebagainya, memiliki beban di sekolah, mendapat stigma buruk di lingkungan atau komunitas dan lain sebagainya.

Nah, Sunyoto Usman juga menambahkan bahwa klitih saat ini merupakan sebuah geng (Kelompok). Jadi, orang yang menjadi anggota dari geng tersebut, mendapatkan identitas bagian dari klitih.

3 penyebab aksi klitih masih terjadi

  1. Kegagalan Masyarakat dalam memberikan kontrol pada pelaku aksi klitih
  2. Pemerintah kurang instensif dalam melakukan pencegahan
  3. Peran medsos terus memperluas ruang untuk saling berkomunikasi antar anggota klitih.

Akhir Kata

Mungkin itulah informasi tentang Klitih Jogja yang dapat kami samaikan, semoga bisa membantu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.