Sumatera Barat Berpotensi Untuk Pengembangan Udang Vaname

Diposting pada

Tambak udang vaname berpotensi dikembangkan di Sumatera Barat.

“Kita punya tujuh kabupaten/kota yang berada di pesisir pantai sehingga potensi pengembangan tambak udang vaname terbuka lebar,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) Sumbar, Yosmeri di Padang, Senin (27/1).

Tujuh kabupaten dan kota itu masing-masing Mentawai, Pesisir Selatan, Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Agam dan Pasaman Barat. Data Dinas KKP Sumbar menunjukkan, daerah yang sudah mengembangkan tambak udang baru Padang, Pesisir Selatan, Padang Pariaman dan Agam.

“Kami mendorong tanah tak produktif di pinggir pantai bisa dimanfaatkan jadi tambak udang vaname,” katanya.

Ia menyebutkan tambak udang tidak hanya menggerakkan perekonomian di pesisir, tetapi bisa pula menyerap banyak tenaga kerja sehingga membantu mengurangi penganggur.

Yosmeri menyebut jumlah tambak udang vaname pada beberapa kabupaten dan kota di Sumbar saat ini sekitar 300 tambak dengan hasil panen 300 ton per seratus hari.

Jumlah itu belum mencukupi untuk bisa melakukan ekspor sendiri dari Padang. Setidaknya, dibutuhkan produksi sekitar 150 ton seminggu untuk bisa ekspor secara mandiri.

Karena itu saat ini ekspor udang vaname dari Sumbar dilakukan dari “pintu” Medan, Lampung atau Jakarta. | republika.co.id

(Visited 33 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *