Perbedaan Asuransi Syariah Dan Konvensional

Perbedaan Asuransi Syariah Dan Konvensional

Diposting pada

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit artikel mengenai perbedaan Asuransi syariah dan konvensional.

Perlu kamu ketahui, selain menjadi penyokong untuk biaya kesehatan, namun asuransi syariah juga bisa di gunakan menjadi sumber alternatif untuk membantu orang lain.

Seperti yang kamu tahu, bahwa saat ini ancaman kesehatan itu memang tidak bisa di prediksi.

Contohnya seperti sekarang, banyak sekali wabah penyakit yang menular baik itu pada manusia ataupun pada hewan dan tumbuhan.

Maka dari itulah, kamu harus mempersiapkan dana untuk menghadapi masa darurat seperti itu, misalnya seperti asuransi.

Mungkin di antara kamu ada yang pernah mendengar kata Asuransi syariah? Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan simak ulasan artikel ini sampai dengan selesai.

Pengertian Asuransi Syariah

Menurut fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) syariah adalah sebuah usaha untuk membantu dan berbagi di antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi melalui aset atau tabarru.

Jadi, bisa di simpulkan bahwa Asuransi syariah itu memegang prinsip setiap peserta asuransi yang berkesempatan untuk membantu peserta yang lain.

Baca Juga >  Berak Putih Pada Udang Vanammei, Diskusi Cara Mengatasinya

Tidak hanya itu, namun juga memberikan rasa aman jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan di masa yang akan datang.

Perbedaan Asuransi Syariah Dan Konvensional

Perbedaan dari Asuransi syariah dan konvensional yaitu terletak pada konsep pengelolaan dana para peserta Asuransi.

Nah, jika Asuransi syariah menerapkan konsep pengelolaan sharing risk, maka pada Asuransi konvensional menerapkan konsep pengelolaan transfer risk.

Perlu kamu tahu, bahwa konsep pengelolaan seperti tranfer risk Asuransi konvensional yaitu sebuah pelindungan dalam bentuk pengalihan risiko ekonomis.

Akan tetapi dalam konsep pengelolaan seperti sharing risk Asuransi syariah yaitu memiliki tujuan yang sama diantaranya tolong menolong yang dilakukan melalui investasi aset atau tabarru.

Tidak hanya itu, dalam konsep sharing risk ini sangat mengedepankan pola pengembalian untuk menghadapi risiko dengan menggunakan akad sesuai dengan syariat islam.

Pada Asuransi syariah memiliki banyak sekali keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

Akhir Kata

Mungkin itulah penjelasan artikel mengenai perbedaan Asuransi syariah dan konvensional yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa membantu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.