Pengaruh Suhu Terhadap Udang

Diposting pada

Pengaruh Suhu Terhadap Udang

Temperatur atau suhu adalah salah satu indikator yang perlu diwaspadai oleh para petambak, karena lonjakan suhu yang terjadi dengan tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu yang singkat dapat membuat udang kaget yang akhirnya dapat menghambat pertubuhan udang atau malah dapat mematikan bagi udang.

Untuk suhu air di dalam tambak yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan udang vaname yaitu berada pada kisaran 28°C – 32°C, pada suhu tersebut udang vaname dapat hidup, tumbuh dan berkembang dengan baik.

Sedangkan jika terjadi perubahan suhu secara drastis dalam waktu yang sangat singkat maka sebaiknya perubahan suhu tersebut tidak lebih dari 2°C, karena perubahan suhu yang demikian drastis tersebut dapat memicu stres pada udang yang dapat mempengaruhi kesehatan udang itu sendiri, atau malah jika terjadi lebih dari pada itu dapat juga memicu terjadinya kematian.

Jika suhu air di dalam tambak sampai turun pada angka 26°C, maka dapat menyebabkan daya cerna makanan yang dimiliki oleh udang vaname tersebut akan menjadi terhambat. Tetapi jika perubahan suhu tersebut terus turun dan sampai menyentuh angka 14°C, maka pada suhu tersebut udang sudah dalam keadaan kritis, karena suhu tersebut dapat mematikan bagi udang, yang bisa sampai menimbulkan kematian.

Jika hal yang sebelumnya adalah yang terjadi jika air di dalam tambak mengalami penurunan suhu ke tingkat yang lebih rendah, maka perubahan suhu ke tingkat yang lebih tinggi secara mendadak juga tidak baik bagi kesehatan dan juga keselamatan udang vaname kita.

Jika sampai terjadi lonjakan suhu yang menyebabkan suhu air di dalam tambak berada pada posisi 32°C atau lebih, maka lonjakan tersebut akan memicu terjadinya stress pada udang vaname. Stress tersebut dapat terjadi karena perubahan suhu yang tinggi menyebabkan kebutuhan udang akan oksigen menjadi semakin meningkat.

Memang dalam membudidayakan udang vaname, kita melakukan pemeliharaan udang di tambak-tambak, yang selalu diletakkan di luar ruangan, sehingga sangat rentan sekali terkena dampak dari perubahan suhu dan iklim. Baik itu perubahan siang-malam, ataupun juga panas-hujan, semuanya itu dapat mempengaruhi perubahan suhu air di dalam tambak, karena itu maka langkah antisipasi dari kita para pembudidaya yang harus sigap menanggapinya.

(Visited 32 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *