Kegunaan Molase Pada Budidaya Udang Vaname

Diposting pada

Molasses (Molase) merupakan merupakan produk turunan (sampingan) dari industri pengolahan gula pasir berbahan dasar tebu yang berbentuk berbentuk cairan kental berwarna cokelat kehitaman. Molase berbentuk cairan yang digunakan untuk fermentasi tambak udang vaname.

Lactobacillus yang terkandung di dalamnya merupakan jenis bakteri probiotik kategori baik yang memberikan efek positif dalam budidaya udang Vaname. Lactobacillus dapat dibuat sendiri oleh petambak melalui proses fermentasi molase (tetes tebu).

Sebaiknya sebelum aktifitas fermentasi, cairan molase disterilkan terlebih dulu dengan cara direbus. Hal ini untuk menghindari munculnya bakteri patogen vibrio.

Kandungan Molase

Nutrisi dan kandungan sukrosa yang terkandung pada Molasses sangat bermanfaat bagi udang. Kandungan sukrosa pada molase cukup tinggi, berkisar antara 48 hingga 55%. Molase juga mengandung kalsium, potasium, oksalat dan klorida.

Cara Penggunaan Molase Untuk Fermentasi

Penumbuhan plankton pada persiapan lahan tambak dilakukan setelah air budidaya dimasukkan. Fermentasi dibuat dengan mencampurkan 20 liter molase dan 2 kilogram pakan udang vaname yang berbentuk serbuk.

Penebaran hasil fermentasi dilakukan dengan aplikasi probiotik. Dosis aplikasi probiotik adalah 40 liter per dua hari. Fermentasi dan probiotik ditebarkan pada pagi hari, dilakukan tiga hari sebelum penebaran benur ke tambak. Selama tiga hari kincir dinyalakan untuk membantu pengadukan.

Tujuan Penggunaan Molase

Adapun tujuan pemberian molase adalah untuk meningkatkan aktifitas bakteri yang menguntungkan di dalam air tambak udang vaname. Probiotik yang timbul hasil dari fermentasi molase berperan untuk memperbaiki laju pertumbuhan, memperbaiki kualitas lingkungan perairan, meningkatkan daya tahan tubuh udang vaname, dan meningkatkan efisiensi konversi pakan.

Bakteri probiotik yang dicampur dengan pakan dikonsumsi oleh udang, dan akan terserap ke dalam saluran pencernaan udang. Probiotik akan membentuk keseimbangan mikroflora di dalam saluran pencernaan udang, sehingga bisa menekan populasi bakteri patogen yang merupakan sumber penyakit.

Berdasarkan hasil penelitian, pemberian molasses pada ransum dapat meningkatkan bobot badan udang vaname, serta membantu mempertahankan DO air dan meningkatkan pH air. | isw.co.id

(Visited 142 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *