Edhy Ingin Pembudidaya Udang Raup Laba Rp 15 juta/Bulan

Diposting pada

Tim Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo telah melakukan rapat pertamanya. Mereka juga telah menentukan beberapa program terobosan (quick wins) salah satunya membuat pembudidaya udang vaname berskala rumah tangga bisa dapat keuntungan bersih Rp 15 juta per bulan.

Para Tim Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan ini melakukan rapat pada 15 Januari 2020 kemarin. Mereka membahas pembagian tugas guna memberikan saran dan rekomendasi kepada Menteri Kelautaan dan Perikanan. Tujuannya untuk menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak utama pembangunan nasional.

Selai itu diharapkan dapat meningkatkan kontribusinya secara signifikan bagi daya saing, pertumbuhan ekonomi inklusif, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan rakyat,khususnya nelayan, pembudidaya ikan, dan stakeholders kelautan dan perikanan lainnya secara berkelanjutan.

Menurut catatan notulensi yang didapat detikcom, Minggu (19/1/2020), mereka akan bekerja pada 4 prioritas, pertama evaluasi dan revisi sejumlah Permen, SK Dirjen, dan regulasi lain (19 Permen dan lainnya). Kedua program terobosan (Quick Wins) yang hasilnya dapat dilihat dan dirasakan dalam satu tahun pertama masa bakti Menteri Kelautan dan Perikanan atau hingga 2020).

Ketiga penyempurnaan RPJMN kelautan dan perikanan, serta penyusunan RPJP kelautan dan perikanan (2020-2045). Keempat perbaikan etos kerja dan corporate culture birokrasi KKP serta komunikasi publik.

Program Quick Wins yang dimaksud antara lain revisi sejumlah Permen, SK Dirjen, dan Regulasi lainnya, terutama tentang transhipment, ukuran kapal ikan, dan lobster. Kedua peningkatan kemitraan antara pembudidaya dan industri rumput laut dengan mempertemukan perwakilan industri dan pembudidaya dengan Presiden di Istana Negara

Ketiga pengembangan usaha budidaya udang vaname supra intensif berskala rumah tangga dengan modal Rp 150 juta dan keuntungan bersih Rp 15 juta per bulan. Keempat percepatan realisasi SKPT.

Tim ini juga memiliki tugas Memperbaiki dan men-counter isu-isu negatif terkait kebijakan KKP dengan mengedepankan komunikasi publik yang edukatif cerdas dan akurat.

Sebelumnya diberitakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo telah mengangkat 13 sosok yang akan menjadi penasihat. Mereka berasal dari berbagai bidang, mulai dari profesional, pendidikan hingga mantan menteri, seperti Rokhimin Dahuri.

Pengangkatan 13 penasihat ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 1/KEPMEN-KP/2020 Tentang Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan.

 

Sumber : Detik.com

(Visited 10 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *