tambak udang vaname intensive
Tambak Udang Vaname

Dampak La Nina Pada Budidaya Udang

Diposting pada

Pengaruh La Nina Pada Budidaya Udang

Hasil pemantauan BMKG terhadap anomali iklim global menunjukkan kondisi La Nina diprediksi masih akan terus berlangsung hingga Mei 2021 dengan intensitas yang terus melemah. Sedangkan pemantauan kondisi Indian Ocean Dipole Mode (IOD) diprediksi netral hingga September 2021.

Apa itu La Nina?

La Nina merupakan dinamika atmosfer dan laut selama 9 – 12 bulan pada 2 – 7 tahun sekali karena naiknya air laut dalam ke arah timur Ekuator Pasifik yang melebihi kondisi normal, sehingga terjadi pergeseran permukaan air laut yang lebih hangat menuju barat (Asia Pasifik) lebih besar.

 

Kondisi tersebut menimbulkan angin Timur berhembus lebih kencang. Fenomena tersebut yang memicu terjadinya hujan dengan intensitas tinggi, termasuk berpotensi disertai petir dan angin kencang.

Terjadinya La Nina juga berpotensi berdampak pada jalannya budidaya. Hujan dengan intensitas tinggi akan membuat suhu air turun 2-3°C, dimana suhu turun 1°C dapat menurunkan 5-10% konsumsi pakan udang dan metabolism udang menurun. Perbedaan suhu permukaan dan dasar air menyebabkan udang akan menuju ke dasar tambak yang sedang minim Oksigen dan mengalami peningkatan ammonia dan H2S yang berbahaya bagi udang.

 

Salinitas dan pH juga akan menurun, yang dapat mengakibatkan plankton mati yang ditandai pH sore lebih rendah atau sama saat pagi. Turunnya pH juga mampu memicu udang molting, yang membuat udang lebih rentan terserang penyakit/beny-canelectronic

(Visited 7 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *